Minggu 02 02 2014, akan menjadi hari yang tak terlupakan untukku.
Hari itu, aku sengaja bangun pagi karena memiliki niat untuk silaturahmi ke rumah mamaz di kotanya, memang sudah menjadi kebiasaan ketika aku mendapati off sehari yang jatuh pada hari weekend maka aku selalu pulang ke rumah mamaz sekalian sowan ke orang tuanya.
Pagi itu kota Semarang hujan deras, namun hal itu tidak mengurangi niat baikku untuk tetap melakukan perjalanan..meskipun kala itu, ibuk kurang setuju mengingat cuaca sedang kurang bersahabat.
Aq memutuskan berjalan dari kosan dan mencari mikrolet untuk menuju ke tempat mangkalnya bus luar kota, entah kenapa feelingku kuat..sebelum berangkst aku membuka dompet kemudian mengambil beberapa lembar uang dan menyimpannya di almari..dan ternyata benar,,bahwasanya aku kecopetan di mikrolet itu..sebelum akhirnya aku masuk ke bus dan berjalan kencang menuju ke salatiga.
Saat itu, hal yang bisa aku lakukan hanya menangis sambil berbicara melalui telepon selular mengabarkan bahwa aku baru saja kecopetan..rasanyaseperti orang hilang,,mewek sendirian di dalam bus, meskipun aku sadar menjadi perhatian beberapa penumpang, aku tak menghiraukan sama sekali..yang ada difikiranku kala itu cuma satu..kok tega seorang ibuk mengambil dompetku, sepertinya kesadaranku kala itu hilang..mungkin karena kondisi cuaca yang buruk dan aku yang tergesa-gesa sehingga fikiran tidak fokus dan terjadilah peristiwa pencopetan itu
Ya sudahlah, ini akan menjadi pembelajaran penting untukku kelak, yang notebene sudah ke 3 kalinya merasakan hilangnya dompet..semoga kelak bisa lebih hati-hati dalam membawa diri. aminnnn

Tidak ada komentar:
Posting Komentar