Hari ini kuputuskan untuk datang kerumahnya,,memenuhi undangannya, meskipun dengan berat hati..q tetep kudu tenang menghadapinya nanti, jujur ketika dijalan tadi hatiku berdegup kencang, ga tau knp..banyak hal yang berkecamuk didalam pikiranku...betapa malunya q nanti ketika bertemu dengan orang tuanya kelak, krn q telah mengecewakan niat baik keluarga mereka...dan akhirnya..sampai juga dirumah mas w**, sperti biasa dia menyambutku dengan senyum ramahnya...degup jantungku smakin kencang..busyett dahhh ni knp yak, cuma liat wajahnya aj uda berdegup sekencang ini, benar dugaanku..ketika bertemu dengan ortunya,,q melihat ada kekecewaan yang terselubung diwajah mereka, pembicaraan masih seputar itu2 saja..perjodohan yang berakhir gagal..pufhhh..bete banget rasanya,,,bingung mo ngomong apa..mo kasih penjelasan apa lagi, beruntung mas w** dateng dan menyuruhku keluar..dan akhirna...tinggalkan para orang tua itu yang masih saja serius mengobrol atas penyesalan masalah itu itu saja...
aku mulai bingung menghadapinya, duduk berdua hanya dengannya..sperti biasa pembicaraan diawali dengan basa basi belaka, tapi sumpah lama2 bikin suasana makin panas..dia yang masih mengharapkanku sampai skarang, dia yang masih mengumbar kata sayang..tapi hanya perih yang aq rasa..rasa penyesalan pula karena tak dapat memilihnya untk mendampingiku kelak, ingin sekali kubertanya,,knp secepat ini dia mengambil keputusan hidupnya..tapi rasanya tak pantas kuucapkan kalimat itu..anggap aq adalah godaan buatmu mas sebelum melangkah ke jenjang pernikahan..hanya kalimat itu yang terlontar dr mulut bisuku..dia hanya bisa tersenyum dan berkata..jika q bisa lebih cpt lulus dan sudah bekerja pula,,,pasti kamu yang bakal aq pilih buat mendampingiku kelak..*huhhh..trasa sesak bener ni dada* tapi q cuma bs tersenyum pahit mencoba menutupi luka yang masih menganga atas keputusan pilihan hatinya...egois memang tp inilah resiko yang harus q tanggung atas pilihan hidup yang q putuskan kemaren..yang membuatnya berjalan mundur teratur....
ketika saatnya pulangpun..para orang tua masih membicarakan hal yang sama,,penyesalan yang berlarut2..semoga ini akan menjadi pelajaran penting bagi hidupku kedepan kelak, betapapun sulit untuk menjaga suatu komitmen, dan betapa penting pula posisi keluarga didalam mengambil keputusan, karena mereka tahu yang terbaik buat anaknya kelak...
biarkanlah ku kubur dalam2 pahitnya ending dari cerita ini, kuambil byk hikmah dari kejadian ini sebagai proses kedewasaanku kelak, dan slalu berharap smoga keputusan yang q ambil skarang adalah yang terbaik buatku, keluargaku, dan smua orang yang menyayangiku...
terimakasih buat mas w** namamu slalu terukir didalam hati ini, sebagai orang terkasih yang pernah hadir dimimpiku dlu dan kini kulepas kau dengan cintamu...selamat jalan cinta terlarangku....smoga kau bahagia disana bersama gadis yang kau pilih untuk bersanding denganmu dipelaminan itu....




.jpg)
