Selasa, 03 Agustus 2010

Ketika saya sedang berputus asa...















Ketika saya sedang berputus asa...iya benar..judul itu sudah tepat..hal ini dikarenakan byk kejadian yang sedang q alami akhir-akhir ini. bukan sekedar cerita cinta kacangan saja, namun kondisi q yg masih terombang ambing di kota perantauan ini...sejenak terpikir bahwa waktuku disini tinggal 4 bulan lagi..namun, belum jua q menemukan pekerjaan lagi. bukannya q tak pernah bersyukur atas nikmatmu Ya Robb..atas rizki yang Engkau hantarkan lewat pekerjaanq yang sekarang ini..namun krn rencana dlu yang telah gagal dan membuat aq terpaksa resign sampai akhir taun ini..sungguh q masih merasa was-was..sebelum aq menemukan sandaran pekerjaan yang baru lagi...


Dilema..iya..q juga masih dilema..krn di kota perantauan ini, q mulai merasa sendiri tanpa kawan...satu per satu para sahabat meninggalkan kota impianq ini...mereka memilih balik ke kampung masing2 dan sebagian memilih merantau di kota laen..sungguh..kondisiku yg masih butuh dukungan, namun tak ada kawan...

vikaa...q sangad merindukanmu kini.hiksss....

Rizki dan jodoh..itu yang selalu menjadi doa-doa ku setiap mlm, namun rasanya q terlalu serakah..jadi pantaslah Allah blm merealisasikan doa-doa ku ini..sungguh q masih tetap berharap Ya Robb..krn Engkau Maha Mengetahui..
Kini setelah hub ku mulai menjauh dari mas **, entah knp kadar iman ku berasa berkurang, Ya Allah..berikanlah hidayah supaya q masih mampu berjalan di jalanMU...
dan hari ini pun, q mendapat sedikit pencerahan dari blog seseorang.
                          
"ketika takdir sulit dipahami" memang benarrr...hanya ikhtiar saja yang bisa q lakukan sampai saat ini.


Hidup memang hitam putih, berliku dan kadang harus memasuki lorong gelap sendiri, namun semua karena kasih sayang ALLAH, bukankah ALLAH tidak pernah membiarkan saya sendiri melalui semua ini, janji ALLAH untuk bersama orang orang yang sabar itu pasti dipenuhiNYA, ALLAH tidak pernah ingkar janji, jadi JANGAN berprasangka buruk kepada ALLAH bahwa luka ini terjadi karena ALLAH tidak sayang saya, nauzubillahimindzalik.

Ketika takdir ALLAH tak dapat dipahami, maka kembalikanlah kepadaNYA, sebab memang ada ruang gelap yang dengan ilmu saya akan sulit saya pahami, namun tak sulit untuk direnungi. Diruang inilah tempat saya menyandarkan segala pengharapan saya. Diruang inilah energi tawakal saya letakan, kepasrahan saya labuhkan. Akhirnya, sayapun akan mengerti takdir ALLAH adalah cintaNYA kepada saya…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar